Produksi animasi pakek bajakan, langkah jadi setengah-stengah.Pakek blender 3D, dijamin gak gak kuatir lg.

tulisan ini saya buat sebagai bahan evaluasi dan menceritakan perjalanan saya dan teman2 dalam mempelajari blender 3D sebagai peluang dan solusi industri animasi di Indonesia.

ini berawal ketika tahun 2004 saya melihat poster film homeland di jember. ketika itu saya langsung teringat ketika pertama kalinya saya masuk gedung bioskop di kota jember itu pada tahun 1996. waktu itu saya diajak teman saya Indra hari pratama  untuk merayakan ulang tahunnya. jauh dari banyuwangi hanya untuk nonton bioskop, wah itu menjadi hal yang spesial buat saya. dan filmnya waktu itu toystory.

. dan pada tahun 2004 indonesia sudah mampu memproduksi film animasi 3D yang berjudul homeland  .saat dijember saya hanya bisa lihat posternya, soalnya saya ketinggallan jadwal yang waktu itu di putar dikanpus unej jember.

saya keturutan nonton homeland beberapa bulan kemudian ketika saya sudah di malang. waktu itu saya beli CDnya dan sekalian saya beli buku proses pembuatan Homeland. Saya tahu bagaimana proses produksi film animasi. lantas saya mempelajarinya. Saya berfikir sungguh gak masuk akal mempelajari ini. tapi berkat sering tanya2 ke orang2 yang pengalaman di editing,FX, dan anak2 film saya dapat gambaran seperti apa cara “belajar animasi” kebetulan waktu itu saya Kuliah di Stimmindo mengambil jurusan Teknik studio. jurusan inipun saya ambil karena saya di iming-imingi kata Animator oleh jurusan ini. tapi memang benar, di kampus ini saya belajar banyak hal untuk animasi.

di kampus stimmindo saya mendapat semangat untuk belajar animasi. waktu itu ada temen temen saya Widi dan Taufik untuk membuat komunitas animator di kampus. meskipun anggotanya cuma 3 orang, tapi semangat kami cukup besar. dan setelah beberapa bulan jalan, pihak kampus mengadakan seleksi mahasiswa untuk mengerjakan proyek sikomo bersama kakSeto project. Dan tebentuklah team komo dan disitu saya belajar banyak hal untuk animasi. bahkan pihak kampus membuka jurusan animasi. dan dengan team ini saya pernah menyabet 3 Piala di ajang festifal film animasi nasional dengan film indie kami yang berjudul Kendedes love arema. bersama team Consisten Studio

dan seiring waktu berjalan, kampus Stimmindo bubar karena masalah yang saya sendiri masih bingung apa sebenarnya masalahnya. dan ketika itu saya sudah sekripsi. dan ketika kampus bubar, project sikomo juga bubar.. dan saya sempat setres gara2 masalah ini. karena tidak ada kejelasan pasti dari kampus bagaimana masa depan kami. nah,.. setatus saya ketika itu penggangguran. kehilangan harapan dan masa depan saya.

Diam dan menyesal bukan solusi. saya harus bergerak dan mencari kegiatan baru. ya jelas,.. supaya saya gak semakin strees. ahirnya saya memutuskan membuat komunitas animator malang disitu saya bersama orang2 baru. bersama team baru, krena team yang sudah lama saya bangun berantakan.

dikomunitas ini misi kami sebenarnya hanyalah menyibukkan diri biar tidak stress, karena sebagian besar adalah korban matinya kampus Stimmindo. ketika itu kami seakan menjadi pemburu hadiah. setiap ajang festival animasi selalu kita ikuti dan menghunjani internet dengan karya 2 aniamsi kami. dan ketika itu masih menggunakn software bajakan 3DsM*x dan kami telah memproduksi film animasi2 pendek untuk festival maupun sekedar show off. bahkan mengikuti lomba sampai ke jakarta.

Event NuGreentea

KAMBING MABOK (LAMB drunk ) from danartri on Vimeo.

stop illegal logging from danartri on Vimeo.

http://www.beoscope.com/embed/player.swf?stream=057164225156104177276249217271142090052070054136163093116202203220049233214204212044108181070092180158239192087272182289124274259198204044191120110103081126266075162161202&video_id=102237121121288114106293599109436108112181119797326104112378115103333114108329113115380118104269119115401118110248103101255114108183117121183118108323111115167116104270103119171118114368111109318298110218119119348100118272199109359110122377115119271120114345119119398110798298115103242398118242497113224112112403105113219116298293111103251100122325699115367122114282115107383114998388109999388118116397599111369122102303107109225122104239121115199102104184121109270102106339111497300100122217115109276118104462109&rel=1

http://www.facebook.com/v/1335620162987

dan selama berjalanan itu saya mulai ada kendala. dari festival2 yang ada selalu diminta untuk menggunakan software asli. kalo saya ada 20 orang animator, minimal saya harus punya 10, atau saya minimkan lagi 5(gaya produksi serabutan) kira2 hanya untuk software butuh uang Rp200.000.000. WHAAATTTT…… dan ketika teman2 sibuk berkarya saya mencoba mencari solusi,.. gimana ya?

lalu saya cari info di internet mengenai software gratis untuk produksi animasi. dan ternyata hal itu tak semudah yang saya pikir.

PERJUANGAN MIGRASI KE BLENDER

mengajak team pidah dari software m*x ke blender tidak gampang. itu sama saja membunuh semangat team. ketika saya sampaikan hal ini ke team, langsung wajah murung yang saya lihat. gimana tidak, ketika bergabung di team ini, kebanyakan dari team yang bergabung berangkat dari Nol. mungkin bagi anda yang pernah belajar 3D, tau gimana sulitnya mempelajari itu.

ya,.. emang tidak mudah, ahirnya saya memutuskan untuk mempelajarinya sendiri. saya fikir, ketika saya berhasil membuat satu karya saja,.. saya yakin temen2 akan mencoba software blender. dan ini adalah film pertama saya menggunakan blender.

REOG Ponorogo (cultural preserve Indonesia) from danartri on Vimeo.

selanjutnya saya memproduksi film lagi dan saya meminta temen2 untuk menyempurnakan film blender yang ke dua. film ini saya meminta agar teman2 memproduksinya dari nol.

http://www.facebook.com/v/1051486659827

dari film ini ahirnya banyak dari temen2 yang mencoba mempelajari. dan Alhamdulilah,.. semua mau mencoba. dan sambil produksi dan belajar. dalam produksi film ini temen2 gagal. ya saya sudah mengira. tapi saya merasa sukses. SUKSES MERACUNI temen2 menggunakan blender. dan ahirnya karya demi karya telah di buat oleh temen2 menggunakan blender. dan hingga ahirnya komunitas animator malang bergabung menjadi Sianima. sianima adalah studio animasi yang awalnya sudah tertata rapi namun berantakan ketika kampus stimmindo tutup. sekarang dengan kekuatan team baru kami berharap bisa menghidupkan kembali sianima meskipun dengan kekuatan seadanya.

BLENDERINDONESIA.ORG

Dukungan baru muncul dan kami semakin bersemangat stelah mas hiza mengajak kami untuk meramaikan blender army. dan kami semakin dipermudah dalam mencari referensi di blenderindoneia.org.

dan setelah itu baru muncul karya2 sepektakuler teman2. dan ini suatu hal yang sangat membuat saya bangga atas semangat mereka.

dan hingga kini kami sudah mempelajari blender dengan batas maksimal . dan sekarang untuk produksi animasi tidak kawatir lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.